CSC, Jl. Raya Jakarta-Bogor, Km.46,
Cibinong 16911

+62 (21) 876 5060
mail@biologi.lipi.go.id

Reproduksi Hewan

Written by Super User

 

Kegiatan Laboratorium Reproduksi

Penelitian di Laboratorium Reproduksi menitik beratkan pada koleksi materi biologi reproduksi, manajemen reproduksi hidupan liar dan upaya domestikasi jenis-jenis hidupan liar sebagai satwa harapan guna pemenuhan kebutuhan protein hewani serta penerapan teknologi reproduksi, untuk penyelamatan hidupan liar terancam punah.

 

Koleksi Materi Plasma Nutfah Hidupan Liar

Garangan

Program Koleksi Materi Plasma Nutfah Hidupan Liar memfokuskan dalam pengumpulan, prosesing, penyimpanan dan pemanfaatan gamete, embrio & materi biologi lainnya. Program ini bersama sama dengan pemanfaatan teknologi reproduksi (Assisted Reproductive Technique, ART) pada hidupan liar diharapkan dapat membantu dalam penanggulangan permasalahan konservasi in-situ maupun eks-situ. .

Berbagai penelitian yang telah dan sedang dilakukan :

  1. Pembentukan Database informasi reproduksi hidupan liar endemik Indonesia
  2. Penyusunan SOP (Standard Operational Procedure) koleksi dan preservasi materi biologi reproduksi hidupan liar
  3. Pengembangan dan pengkajian aplikasi teknologi reproduksi pada hidupan liar
  4. Pengkajian satwa harapan guna pemenuhan kebutuhan pangan

 

Domestikasi Rusa Tropis

Rusa Tropis

Indonesia dikenal karena kekayaan satwa liarnya, namun hingga saat ini pemanfaatan secara berkesinambungan dari potensi kekayaan satwa liar tersebut masih sangat terbatas. Salah satu satwa liar Indonesia yang belum termanfaatkan secara optimal di negara sendiri, namun telah menjadi suatu industri yang kuat di berbagai negara, adalah satwa rusa.

Berbagai penelitian yang telah dan sedang dilakukan :

  1. Kajian keragaman dan diversitas rusa tropis di Indonesia
  2. Penangkaran rusa binaan di Kalimantan Timur
  3. Kajian potensi ranggah rusa sebagai nutraceutical dan pemanfaatannya
  4. Seleksi indukan rusa sambar (Rusa unicolor) tangkaran ditingkat pusat pembibitan

 

Pengembangan penangkaran Babi Kutil (Sus verrucosus) untuk program pelepas liaran (bekerjasama dengan PPS Cikananga, Sukabumi)

Babi Kutil

Di Pulau Jawa dan sekitarnya, secara ilmiah dikenal dua jenis babi liar, yaitu Babi hutan (celeng, bagong) atau dikenal sebagai Sus scrofa dan Babi kutil (goteng, begug, banen, gagadungan) atau dikenal sebagai Sus verrucosus. Sejalan dengan semakin meluasnya perladangan, hutan industri dan aktifitas perburuan, populasi babi kutil terasa sekali menghilang sangat cepat dari kantong-kantong habitatnya.
Babi liar memang menjadi hama bagi para petani dan menjadi target para pemburu. Saat ini ke dua jenis babi liar yang ada di Pulau Jawa tidak dilindungi oleh Undang-undang negara Indonesia, namun di luar negeri babi kutil telah menjadi perhatian dunia karena populasinya yang terus menurun. Karena populasi babi kutil sudah sangat sedikit, maka perlu ada tindakan perlindungan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengembangkan penangkaran ex situ bekerja sama dengan Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga, Sukabumi. Melalui penangkaran ex situ diharapkan dapat dihasilkan generasi babi kutil baru guna dilepas liarkan kembali di habitatnya.

Berbagai penelitian yang telah dan sedang dilakukan :

  1. Pengembangan fasilitas kandang dan metode pengembang biakan di PPS Cikananga, Sukabumi
  2. Survey keberadaan babi kutil guna mendapatkan sumber indukan
  3. Penyebaran informasi ke masyarakat dan instansi yang terkait
  4. Kajian kelayakan habitat untuk relokasi babi kutil

 

Kerjasama Lintas Institusi

Dalam kegiatan penelitian, pemanfaatan hasil penelitian dan pembinaan penelitian, Laboratorium Reproduksi Bidang Zoologi Puslit Biologi LIPI bekerja sama dengan berbagai institusi lain baik didalam maupun di luar negri meliputi :

  1. P.T. Inco Tbk, Soroako, Sulawesi
  2. Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gajah Mada, Yogyakarta
  3. Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga, Sukabumi
  4. Los Angeles Zoo, USA
  5. Balai Penelitian Ternak, Departemen Pertanian, Bogor
  6. Balai Pembibitan dan Hijauan Ternak UPTD, Penajam Pasir Utara,Kalimantan Timur
  7. Southeast Asian Bat Conservation Research Unit, Malaysia
  8. Natuurbeschermingsfonds Netherland
  9. Gibbon Foundation, Indonesia
  10. Oregon Zoo, USA
  11. Department of Animal Sciences, Illinois University, USA
  12. Zoological Society for the Conservation of Species and Populations - Germany

 

Fasilitas Laboratorium Reproduksi

 

 

Laboratorium Reproduksi didukung dengan ruang, lingkungan kerja, peralatan dan fasilitas yang modern.

Laparoskopi

Diagnostik organ dalam tubuh dapat ditingkatkan akurasinya melalui laparoskopi, dengan melihat langsung ke dalam tubuh satwa, baik untuk satwa besar maupun satwa kecil.

Refrigerated Centrifuge

Refrigerated Centrifuge digunakan untuk mencentrifugasi sampel dalam keadaan dingin, bagi keperluan ekstraksi, enzim, hormon atau keperluan lainnya.

 

ELISA

Enzyme linked immunosorbat assay (ELISA) merupakan metode diagnostik berdasarkan prinsip ikatan antigen dan antibody.

Saat ini sedang dikembangkan bagi kepentingan analisa hormon reproduksi satwa liar secara non invasif (melalui kotoran dan feces).

Diagnostic Ultra Sound Graph

Diagnostic Ultra Sound Graph (USG) dipergunakan untuk mendeteksi
kebuntingan serta analisa organ dalam tubuh. Hasil analisa dapat langsung di cetak dalam format foto hitam-putih.

 

Mupid dan PCR

PCR (Polymerase Chain Reaction) digunakan untuk amplifikasi gen guna penentuan kualitas genetik dari plasma nutfah satwaliar, sedangkan mupid digunakan untuk menseparasi hasil PCR berdasarkan berat molekul.

 

Layanan Laboratorium Reproduksi

Laboratorium Reproduksi menyediakan beberapa pelayanan dan jasa bagi peneliti lain, mahasiswa, instansi pemerintah, swasta dan masyarakat umum.  Berbagai fasilitas laboratorium reproduksi juga dapat dimanfaatkan oleh para peneliti dan mahasiswa yang memerlukan.

Beberapa Layanan dan Jasa yang tersedia :

  1. Konsultan model pengelolaan penangkaran, pemanfaatan satwaliar dan kajian biodiversitas
  2. Bimbingan pendidikan dan penelitian (penelitian, magang, praktek kerja lapang, skripsi, thesis dan disertasi)
  3. Training metode penelitian dan analisa reproduksi satwaliar
  4. Kerjasama penelitian di bidang satwaliar

Untuk kerjasama dan informasi lebih lanjut dapat menghubungi:

Laboratorium Reproduksi
Bidang Zoologi - Puslit Biologi
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Cibinong Science Center
Jl. Raya Jakarta – Bogor Km. 46, Cibinong 16911
This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Telp : 021-8765056/64 Ext. 151
Fax : 021-8765068

Laboratory of Reproduction
Div. of Zoology [Museum Zoologicum Bogoriense]
R.C. for Biology
Indonesian Institute of Sciences [LIPI]
Jl. Raya Jakarta – Bogor Km. 46, Cibinong 16911
INDONESIA
Telp : +62-21-8765056/64 Ext. 151
Fax : +62-21-8765068
e-mail : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. , This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

Sumber Daya Manusia Laboratorium Reproduksi

Selain ditunjang oleh peralatan yang modern, laboratorium reproduksi juga didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas. Saat ini terdapat dua orang staf peneliti, satu orang peneliti pendukung dan satu orang laboran.

Ir. Wirdateti, MSi.

Dilahirkan di Padang tahun 1961. Pendidikan S1 diselesaikan tahun 1985 di Fakultas Peternakan Universitas Andalas, Padang. Pada tahun 1986 diterima di Lembaga Biologi Nasional-Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), yang kemudian berubah menjadi Pusat Penelitian dan Pengembangan Biologi dan akhirnya menjadi Pusat Penelitian Biologi-LIPI. Pada tahun 1996-1999 mendapatkan beasiswa dari APPERI (Assosiasi Penangkar Primata Indonesia) untuk pendidikan S2 di Institut Pertanian Bogor (IPB) Program Studi Primatologi dalam bidang Molecular (Genetik). Bidang penelitian diminati adalah physiologi mamalia pada satwa liar. Pada tahun 1991-1996 terlibat dengan proyek penelitian satwa liar baik in-situ maupun ek-situ pada rusa dan anoa tentang perilaku dan pakan di penangkaran, dan alam. Sejak tahun 1999 sampai sekarang menekuni penelitian di bidang genetk, sebaran dan perilaku dari mamalia terutama pada primata nokturnal yaitu Kukang (Nycticebus coucang) dan Tarsius (Tarsius sp.) dalam pengembangan dan konservasi satwa tersebut. Penelitian genetik juga telah dilakukan pada rusa, kancil dan babi kutil guna menentukan tingkat keragaman, kemurnian dan karakter genetik.

 

drh. R. Taufiq Purna Nugraha

Dilahirkan di Bogor, Jawa Barat  pada tahun 1979. Setelah menyelesaikan pendidikan di sekolah menengah atas pada tahun 1997, penulis diterima sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor melalui jalur UMPTN. Pada tahun 2001 penulis menyelesaikan pendidikan S1 dengan gelar Sarjana Kedokteran Hewan dan melanjutkan ke Program Pendidikan Dokter Hewan hingga mendapatkan gelar Dokter Hewan pada tahun 2003.  Pada tahun 2004 terlibat dengan proyek penelitian budidaya satwa liar di Laboratorium Reproduksi Bidang Zoologi, Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dan diawal tahun 2005 ditempatkan sebagai staf peneliti di Bidang Zoologi, Pusliti Biologi - LIPI. Selama masa perkuliahan memiliki ketertarikan tersendiri pada dunia satwa liar dan sering terlibat pada kegiatan yang  berhubungan dengan satwa liar, diantaranya dengan mengikuti Himpunan Minat Profesi Satwaliar di FKH-IPB. Jenis satwa liar yang pernah ditangani antara lain Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatrensis), Rusa Chital (Axis axis), Babi Kutil (Sus verrucosus) dan Rusa Timor (Rusa timorensis).

Fokus penelitian pada karakterisasi dan komparasi sistem reproduksi hidupan liar baik dari segi makro anatomi maupun mikro anatomi, selain itu juga melakukan pengembangan analisa biometri dengan bantuan piranti lunak terbuka ImageJ.

 

Sumber Daya Manusia Laboratorium Reproduksi

 Alat :

  • PCR,
  • Program pengukuran dimensi,
  • program  pengukuran biodiversitas,
  • camera trap,
  • perangkap jala,
  • perangkap harpa,
  • perangkap satwa hidup

Layanan Jasa :

  1. Jasa dalam bentuk penelitian bersama dan konsultasi pengelolaan satwa liar
  2. Jasa analisa asal usul satwa secara molekuler
  3. Penilaian keberlanjutan satwa liar di habitat dan penilaian biodiversitas dasar serta pelatihan
  4. Pembimbingan mahasiswa program S1- S3 dan magang PKL.
  5. Memberikan pertimbangan ilmiah dalam pengelolaan satwa liar sebagai bahan rekomendasi

Kontak Person : Prof. Dr. Gono Semiadi

Dikirim oleh Yulia_AK
Ditulis oleh Gono Semiadi
Terakhir diperbaharui pada 23-08-2017

 

 

Category: