CSC, Jl. Raya Jakarta-Bogor, Km.46,
Cibinong 16911

+62 (21) 876 5060
mail@biologi.lipi.go.id

Biosistematika Herpetofauna

Written by Super User

LABORATORIUM HERPETOLOGI
MUSEUM ZOOLOGICUM BOGORIENSE
BIDANG ZOOLOGI
PUSAT PENELITIAN BIOLOGI
LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN INDONESIA

 A. Koleksi Ilmiah

Laboratorium herpetologi adalah bagian dari Museum Zoologi Bogor atau lebih terkenal dengan nama Museum Zoologicum Bogoriense (MZB). Di laboratorium ini adalah pusat penyimpanan koleksi spesimen mati dari keragaman jenis satwa liar kelompok Amfibia dan Reptilia (Herpetofauna) Indonesia. Terdapat dua macam tipe koleksi yang disimpan, yaitu koleksi basah dan koleksi kering. Koleksi basah adalah koleksi yang disimpan dalam larutan pengawet ethanol 70%; sedangkan koleksi kering berupa tulang dan kulit yang diawetkan dengan bahan kimia borax. Hampir 90% dari koleksi spesimen di Laboratorium Herpetologi berupa koleksi basah.

Ruang koleksi basah herpetofauna di MZB. Spesimen disimpan di dalam kompaktus

 

Kompaktus spesimen tipe dengan botol berbaret merah untuk spesimen holotipe dan botol berbaret kuning untuk spesimen paratipe dan syntipe

 

Bagian dalam kompaktus yang berisi botol-botol spesimen

 

 

Ruang koleksi kering Laboratorium Herpetologi

Jumlah jenis Amfibia dan Reptilia yang disimpan di Laboratorium Herpetologi sampai dengan bulan April 2009 dapat dilihat pada Tabel 1.  Jumlah jenis akan bertambah terus sejalan dengan bertambahnya kegiatan lapangan yang dilakukan oleh peneliti di Pusat Penelitian Biologi dan hasil kerjasama dengan peneliti instansi di luar LIPI atau peneliti asing yang melakukan koleksi spesimen herpetofauna di Indonesia

Tabel 1. Jumlah koleksi jenis herpetofauna di MZB pada akhir April 2009.

Class/
Kelas
Ordo/
Bangsa
Family/
Suku
Jumlah Jenis (Koleksi) Jumlah Jenis Tipe
Holotipe Paratipe Syntipe
AMPHIBIA Gymnophiona Ichthyophidae 5 - - -
Anura Bombinatoridae - 1 - -
Myobatrachidae 3 - - -
Megophryidae 12 - 1 -
Bufonidae 23 1 1 -
Hylidae 43 7 9 -
Microhylidae 60 7 11 -
Ranidae 93 4 9 -
Rhacophoridae 36 - 3 -
Limnodynastidae - - - 1
Jumlah Total Jenis 275 20 34 1

 

Class/
Kelas
Ordo/
Bangsa
Family/
Suku
Jumlah Jenis (Koleksi) Jumlah Jenis Tipe
Holotipe Paratipe Syntipe
REPTILIA Crocodylia Crocodylidae 4 - - -
Testudinata Cheloniidae 4 - - -
Dermochelyidae 1 - - -
Carettochelyidae 1 - - -
Chelidae 5 - - -
Emydidae 10 - - -
Testudinidae 3 - - -
Trionychidae 6 - - -
Lacertilia Agamidae 57 2 2 -
Dibamidae 3 - - -
Gekkonidae 44 5 6 1
Lacertidae 1 - - -
Anguidae 2 - - -
Pygopodidae 2 - - -
Scincidae 104 6 8 2
Varanidae 18 1 1 1
Ophidia Typhlopidae 9 1 3 -
Cylindrophidae 7 - - -
Boidae 3 - - -
Pythonidae 15 - - -
Xenopelitidae 1 - - -
Acrochordidae 3 - - -
Colubridae 143 5 5 -
Elapidae 39 - 1 -
Viperidae 11 - - 1
Jumlah Total Jenis 496 20 26 5

 

Beberapa publikasi Tipe Spesimen di MZB :

Jumlah koleksi berdasarkan jumlah nomor katalog dari koleksi Amfibia dan Reptilia untuk bulan Agustus 2009 adalah sebagai berikut:

  1. Amfibia : Jumlah nomor katalog adalah 15370;
  2. Reptilia dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu:
    1. Crocodylia (buaya): jumlah nomor katalog adalah 27;
    2. Testudinata (kura-kura): Jumlah nomor katalog adalah 407;
    3. Lacertilia (kadal): Jumlah nomor katalog adalah7653;
    4. Ophidia (ular): Jumlah nomor katalog adalah 3952.

Pada saat ini koleksi herpetofauna sudah tertata menurut hirarki filogeni amfibia dan reptilia.  Dasar dari penyusunan koleksi mengikuti hirarki filogeni dari :

  1. Amfibia :
    Iskandar, D.T. and E. Colijn. 2000. Preliminary checklist of southeast asian and new guinean herpetofauna. I. Amphibians. Treubia 31 (3) supplement : 1-133.
  2. Ophidia :
    Iskandar, D.T. and E. Colijn. 2002. A checklist of southeast asian and new guinean reptiles. Part I. Serpentes. Binamitra. Jakarta.
  3. Lacertilia :
    Iskandar, D.T. Preliminary checklist of asian herpetofauna. (in press).
  4. Testudinata :
    Iskandar, D.T. 2000. Turtles and Crocodiles of insular Southeast Asia and New Guinea. PALMedia Citra. Bandung.


B. Penelitian

Penelitian di laboratorium Herpetologi mencakup permasalahan dalam taksonomi jenis, ekologi jenis dan komunitasnya, filogeni jenis yang berbasis biologi molekuler dan penangkaran jenis-jenis reptilia rawan punah. Kegiatan dalam bidang taksonomi sebagian besar merupakan kegiatan eksplorasi dan eventarisasi, yaitu mengumpulkan spesimen pada daerah-daerah yang belum pernah dijelajah dan Laboratorium Herpetologi belum mempunyai koleksi dari daerah tersebut. Kegiatan dalam bidang ekologi jenis dan komunitasnya sebagian besar juga merupakan kegiatan lapangan; jenis yang menjadi target adalah jenis yang rawan punah yang disebabkan menyempitnya habitat dan banyak dimanfaatkan dalam perdagangan. Kegiatan filogeni jenis sebagian besar merupakan kegiatan laboratorium; kegiatan ini banyak berhubungan dengan Laboratorium Genetika. Kegiatan penangkaran yang sudah dilakukan di Laboratorium Herpetologi adalah penangkaran ex situ dari Reptilia seperti kura-kura yang rawan punah.

Laporan Aktifitas

Kegiatan dari anggota Lab Herpetologi selain penelitian juga ditambah dengan pembahasan rekomendasi dengan instansi lain. Aktivitas ini berupa usulan masuknya beberapa jenis reptilia dan amfibia ke dalam satwa liar yang dilindungi menurut UU yang terlampir dalam PP 7/1999. Jenis-jenis yang diusulkan dapat Diklik di sini.

Untuk pedoman pada identifikasi jenis-jenis kodok secara akustik untuk kawasan Asia Tenggara, Laboratorium Herpetologi telah mulai menyusun basis data akustik suara jenis-jenis kodok Indonesia. Rekaman suara dibuat oleh Dr Arjan Boonman dari Universitas Queen Mary, Inggris dan proyek ini dipimpin oleh Hellen Kurniati dari Laboratorium Herpetologi-LIPI; dan dengan tambahan rekaman suara kodok oleh Dr. Mirza Kusrini dan rekannya dari Fahutan IPB. Pada saat ini kami sedang bekerja untuk mempublikasi deskripsi dari suara-suara kodok. Perlu diperhatikan bahwa suara hasil download di sini adalah dalam format terkompresi dan karenanya tidak dapat dipakai untuk publikasi ilmiah. Persepsi pendengaran manusia dari suara yang disajikan di sini tetap dapat sangat bermanfaat dalam survei akustik Herpetofauna. Suara dapat di-download dengan mengklik di sini.


C. Jasa

Sejumlah jasa yang dilayani oleh Laboratorium Herpetologi adalah sebagai berikut:

  1. Jasa identifikasi:
    Jasa identifikasi adalah jasa yang diberikan staf peneliti Laboratorium Herpetologi dalam melayani identifikasi Amfibia dan Reptilia sampai tingkat suku (genus), jenis (species) dan anak jenis (sub-species).
  2. Jasa konsultan:
    Jasa konsultan adalah jasa yang diberikan staf peneliti Laboratorium Herpetologi kepada institusi di luar LIPI dengan memberdayakan keahlian dari staf peneliti.
  3. Jasa taksidermi:
    Jasa taksidermi adalah jasa yang diberikan teknisi Laboratorium Herpetologi dalam melayani pembuatan spesimen berupa bentuk awetan kering.

    Jasa taksidermi yang dilakukan untuk spesimen buaya di Laboratorium Herpetologi

  4. Jasa pembimbingan
    Jasa pembimbingan diberikan oleh staf peneliti di Laboratorioum Herpetologi kepada mahasiswa atau akademisi lainnya yang ingin mengetahui seluk-beluk dunia Herpetofauna.


D. Sumber Daya Manusia

Nama

Posisi

Pendidikan

Amir Hamidy

Kepala Laboratorium/Peneliti

S3

Evy A. Arida

Peneliti

S3

Irvan Sidik

Peneliti

S2

Mumpuni

Peneliti

S1

Hellen Kurniati

Peneliti

S1

Awal Ryanto

Peneliti

S1

Dadang R. Subasli

Peneliti

S1

Mulyadi

Teknisi

SMU

Wahyu Tri Laksono

Teknisi

SMU

Syarifudin

Teknisi

SMU

 

E. Buku-Buku Keluaran Laboratorium Hepetologi

1234

 Keterangan :

  1. Kurniati, H. 2003. Amphibians and reptiles of Gunung Halimun National Park.  Research Center for Biology. Nagao Natural Environment Foundation. Cibinong. 134 halaman.
  2. Kurniati, H. 2008. Buku Panduan. Pembesaran dan penangkaran buaya jenis Buaya Muara Crocodylus porosus dan Buaya Air Tawar Irian Crocodylus novaeguineae. Bidang Zoologi, Pusat Penelitian Biologi, LIPI. Cibinong. 33 halaman.
  3. Kurniati, H. 2005. Metode survei pemantauan populasi satwa. Seri kesatu. Buaya. Bidang Zoologi, Pusat Penelitian Biologi, LIPI. Cibinong. 35 halaman.
  4. Riyanto, A. dan Mumpuni. 2003. Metode survei pemantauan populasi satwa. Seri ketiga. Kura-kura. Bidang Zoologi, Pusat Penelitian Biologi, LIPI. Cibinong. 34 halaman.


Alat :

  • Biological Freezer
  • Mikroskop
  • Lup (Kaca Pembesar)
  • Dissecting Tools
  • Fume hood


Layanan Jasa :

  1. Jasa identifikasi jenis amfibia dan reptilia.
  2. Konsultasi, pelatihan dalam kuratorial koleksi amfibia dan reptilia.
  3. Pembimbingan mahasiswa program S1- S3 dan mahasiswa yang magang PKL.
  4. Memberikan pertimbangan ilmiah sebagai bahan rekomendasi (nilai quota tangkap, kasus konservasi dll)

Kontak Person : Dr. Amir Hamidy

Dikirim oleh Yulia_AK
Ditulis oleh Hellen Kurniati
Terakhir diperbaharui pada 23-08-2017

Category: