CSC, Jl. Raya Jakarta-Bogor, Km.46,
Cibinong 16911

+62 (21) 876 5060
mail@biologi.lipi.go.id

Biosistematika Burung

Written by Super User

 

LABORATORIUM ORNITOLOGI
MUSEUM ZOOLOGICUM BOGORIENSE
BIDANG ZOOLOGI
PUSAT PENELITIAN BIOLOGI
LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN INDONESIA

 

Pendahuluan

             Perangko hari  pertama spesies baru Papua

Laboratorium Ornitologi yang merupakan pusat penelitian dan studi yang berkaitan dengan dunia satwa burung memiliki berbagai kegiatan yang mencakup berbagai bidang keilmuan. Kegiatan tersebut dimulai dari studi dasar inventarisasi burung dan keanekaragamannya, ekologi jenis dan komunitas, sistematika konvensional dan molekuler, fisiologi burung, penangkaran dan lain-lain. Penelitian tersebut tidak hanya bersumber dari minat dan keahlian peneliti tapi juga mengakomodir berbagai kebutuhan mendesak yang berkaitan dengan dunia burung misalnya tentang masalah flu burung dan burung-burung bermigrasi.

Tingginya frekuensi dan aktivitas penelitian tersebut tentu saja tidak dapat dipisahkan dari aset Lab. Ornitologi yang sangat penting karena aset tersebut tidak hanya bernilai ilmiah tapi juga aset nasional yang sangat penting keberadaanya. Aset tersebut adalah koleksi spesimen burung yang merupakan satu-satunya koleksi nasional yang menjadi referensi ilmiah jenis-jenis burung Indonesia yang berstandar internasional.

                   Penyimpanan Spesimen

         

       Ruang Proses                                                       Ruang Studi

Koleksi spesimen burung di Laboratorium Ornitologi telah dimulai sejak zaman pendudukan Belanda sebagaimana koleksi fauna lainnya. Proses pengumpulan spesimen dimulai sekitar tahun 1894 namun kegiatan pencatatan katalog baru di lakukan sekitar 1920 yang diinisiasi oleh H.C.Siebers. Oleh karena itu spesimen tertua yang tercatat tanggal 30 Maret 1866 untuk jenis Kancilan Emas/ Golden Whistler (Pachycephala pectoralis) memiliki nomor. 5738. Sedangkan nomor satu tercantum pada spesimen Gagak (Corvus macrorhynchos) koleksi tahun 1920. Beberapa kolektor pionir yang menjadi basis koleksi spesimen burung antara lain T.J. Kuiper, Mohari, Sody, Denin, M.A. Lieftink, Saan, Madzoed, Tarip, Hoogerwerf, dll.

Koleksi spesimen burung didominasi oleh koleksi kulit yang jumlahnya mendekati angka 32000 nomor. Namun demikian jumlah tersebut baru mencakup sekitar 60% jenis-jenis burung di Indonesia dari total sekitar 1600 jenis yang telah dideskripsikan. Jenis-jenis koleksi lain seperti koleksi basah, tulang, sarang dan telur jumlahnya sangat sedikit dan menjadi sasaran pengembangan koleksi berikutnya selain usaha untuk melengkapi spesimen kulit dari jenis burung yang belum ada.

 

    Katalog Spesimen

     

      Holotipe Melipotes carolae                     Holotipe Zosterops somadikartai

 

Jumlah koleksi spesimen tipe sekitar 1000 nomor yang terdiri atas holotype, syntipe, lectotype, paratype dan paralectotype. Saat ini, tipe-tipe dari Hoogerwerf yang bersumber dari hasil perjalanannya di Jawa dan pulau-pulau sekitarnya telah selesai dikaji ulang. Selain tipe, koleksi penting lainnya adalah spesimen burung Meksiko yang berjumlah 62 individu dari 46 jenis.

Beberapa tipe dari jenis baru yang cukup mengejutkan dunia ornitologi juga disimpan di Lab. Ornitologi, seperti Kacmata Togian/ Togian White-eyes (Zosterops somadikartai Indrawan et.al 2007) dan Melipotes Foja/ Wattled Smokey Honeyeater (Melipotes carolae Beehler et.al 2007).

Selain koleksi spesimen kulit dan komponen lainnya, Lab. Ornitologi bekerja sama dengan Lab. Genetika meningkatkan koleksi material genetika seperti darah, organ dan jaringan. Jumlah nomor dan jenis burung-burung yang dikoleksi meningkat dengan pesat. Seiring dengan perkembangan teknologi molekular, koleksi tersebut menjadi target program 'barcoding' yang tentunya akan meningkatkan penelitian sistematika burung dan akan menjadi unsur penting bagi konservasi burung-burung terancam punah di Indonesia.

 

Tujuan Kegiatan Laboratorium Ornitologi

  1. Memiliki koleksi spesimen dari seluruh jenis-jenis burung di Indonesia dari tingkat jenis, anak jenis, populasi, umur dan sex; dalam bentuk semua komponen spesimen sperti kulit, tulang, basah, darah, jaringan, telur, dll;
  2. Memelihara dengan baik dan sistematis koleksi yang telah tersimpan di Lab. Ornitologi;
  3. Menjalankan dan mendukung penelitian burung di Indonesia;
  4. Mendukung pembuatan kebijakan dengan lembaga-lembaga terkait yang berkaitan dengan perlindungan burung di Indonesia

 

Memiliki koleksi spesimen dari seluruh jenis-jenis burung di Indonesia dari tingkat jenis, anak jenis, populasi, umur dan sex; dalam bentuk semua komponen spesimen sperti kulit, tulang, basah, darah, jaringan, telur, dll;

Memelihara dengan baik dan sistematis koleksi yang telah tersimpan di Lab. Ornitologi;

Menjalankan dan mendukung penelitian burung di Indonesia;

Mendukung pembuatan kebijakan dengan lembaga-lembaga terkait yang berkaitan dengan perlindungan burung di Indonesia

Publikasi :

Darjono. 2000. Bird Collection in the Bogor Zoological Museum, Indonesia. Ed. K. Matsuura.Proceeding of the First and Second Symposia on Collection Building and Natural History Studies in Asia. National Science Museum Monographs 18: 33-35.

Beehler, B. D.M. Prawiradilaga, Y.de Fretes & N.Kemp (2007). A New Species of Smoky Honeyeater (Meliphagidae: Melipotes) from Western New Guinea. The Auk 124(3): 1000-10009.

Sodhi, N.S., L.P.Koh, D.M. Prawiradilaga, Darjono, I. Tinulele, D.D. Saputra & T.H.Tan. 2005. Land use and conservation value for forest birds in Central Sulawesi (Indonesia). Biological Conservation 122 (4): 547-558.

Sodhi, N.S,T.M. Lee, L.P.Koh & D.M.Prawiradilaga. 2006. Long-term avifaunal impoverishement in an isolated tropical woodlot. Conservation Biology 20(3): 772-779.

Sudaryanti, S. Somadikarta & Darjono. 2006. The Types of Hoogerwerf's New Taxa of Birds in the Collection of The Museum Zoologicum Bogoriense, Cibinong Science Centre Bogor, Indonesia. Treubia 34: 1-35.

 

Anggota Lab.Ornitologi:

Nama

Posisi

Keahlian/Bidang Penelitian

Mohammad Irham, M.Sc

Kepala Laboratorium / Peneliti

Ekologi & taksonomi

Dr.Dewi M. Prawiradilaga

Peneliti

Ekologi

Dr. Dwi Astuti

Peneliti

Genetik

Ir. Wahyu Widodo

Peneliti

Ekologi

Tri Haryoko, S.Pt

Peneliti

Genetik/Penangkaran

Hidayat Ashari, S.Si

Peneliti

Genetik

  

Alat :

  • Oven
  • Biological Freeze
  • Mikroskop
  • Mistnets
  • Binoculars
  • Dissecting Tools

Layanan Jasa :

  1. Jasa idenifikasi jenis burung.
  2. Konsultasi, pelatihan dalam kuratorial koleksi burung dll.
  3. Pembimbingan mahasiswa program S1- S3 dan mahasiswa yang magang PKL.
  4. Memberikan pertimbangan ilmiah sebagai bahan rekomendasi (nilai quota tangkap, kasus konservasi dll).
  5. Jasa konsultasi untuk melakukan penandaan burung liar (bird banding).

Kontak Person : Dr. Dewi M. Prawiradilaga

 

Dikirim oleh Yulia_AK
Ditulis oleh M. Irham
Terakhir diperbaharui pada 23-08-2017
 

 

 

 

Category: