• 00000.jpg
  • slide 01.jpg
  • slide 01a.jpg
  • slide 010.jpg
  • slide 011.jpg
  • slide 0111.jpg
  • slide 1.jpg
  • slide 2.jpg
  • slide 3.jpg
  • slide 4.jpg
  • slide 5.jpg
  • slide 7.jpg
  • slide 7a.jpg
  • slide 7b.jpg
  • slide 11.jpg
  • slide 12.jpg
  • slide 13.jpg
  • slide 14.jpg
  • slide 15.jpg

Bidang Botani

Herbarium Bogoriense(BO)

Botany

Read more

Bidang Zoologi

Bidang Mikrobiologi

Informasi Kehati

Produk Puslit Biologi

 

 

LIHAT GALERI FOTO   |   Foto - Arid

Museum Nasional Sejarah Alam Indonesia Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia menyelenggarakan acara Ngabuburit di Museum di gedung MUNASAIN Jl. Ir H. Djuanda no.22-24 Bogor Jawa Barat.

Acara yang mengangkat tema Menyelamatkan Kehidupan di Bumi melalui Pemanfaatan Geopark secara berkelanjutan dilaksanakan Rabu 6 Juni 2018 dalam rangka  memperingati Hari Keanekaragaman Hayati Internasional yang diperingati setiap tanggal 22 Mei.

Dr. Joeni Setijo Rahajoe mewakili Kepala Pusat Biologi LIPI berkenan membuka acara ini dan dihadiri para pejabat lainnya yaitu kepala bidang, kepala sub bidang dan kepala laboratoriumnya. Peserta lain yang mengadiri acara ini antara lain perwakilan museum wilayah kota Bogor, AMIDA wilayah Bogor, Dinas Pariwisata,  paguyuban, komunitas, Perguruan Tinggi, pelajar, wartawan, media sosial dan masyarakat umum yang secara keseluruhan berjumlah lebih dari 140 orang, dan seluruh peserta yang hadir tidak dipungut biaya.

Dr.Joeni Setejo Rahajoe membuka acara (sumber Arid)

“Ngabuburit” merupakan istilah yang tidak asing bagi masyarakat Jawa Barat yang dapat artikan sebagai kegiatan pengisi waktu menunggu tiba buka puasa di bulan Ramadhan. Namun istilah tersebut telah dikenal banyak di sebagian besar wilayah Indonesia, seperti yang disampaikan dalam pengantar pembuaan acara bahwa di daerah Sumatera juga telah dikenal istilah tersebut. Ngabuburit di museum menjadi even yang ke dua dan biasa dilakukan di MUNASAIN. Pada kali ini ngabuburit diisi dengan Talk show, Tour de Museum, Pemutaran film dokumenter  Ekspedisi LIPI dan buka bersama (iftar) serta pemutaran film tentang Geopark.

Pada sesi bincang-bincang menghadirkan narasumber yaitu Dr. Yunus Kusumabrata yang  merupakan ahli Geopark, Dr. Eko Julianto (Kepala Pusat Penelitian Geologi  LIPI) dan Perwakilan dari Man and the Biosphere Programme  (MAB) Dr. Hari Nugroho.

Dari kiri :  Dr. Eko Julianto, Dr. Yunus Kusumabrata dan Dr. Hari Nugroho (Sumber Arid)

Bumi yang merupakan planet tempat kehidupan manusia dan mahluk hidup lainnya telah mengalami kerusakan. Tanda-tanda kerusakan bumi dapat rasakan antara lain dengan adanya bencana banjir, badai, kekerigan, kebakaran hutan, berkurangnya keanekaragaman hayati dan lain-lain. Upaya yang dilakukan diantaranya dengan adanya program Geopark dan MAB ini perlua adanya gerakan penyelamatan agar lingkungan pada bumi ini dapat lestari.

Geopark menurut Yunus merupakan konsep manajemen pengembangan kawasan dengan melibatkan peran multi stake holder, sehingga memberikan dampak kemajuan wilayah melalui kegiatan-kegiatan konservasi, edukasi dan kepariwi sataan yang berkelan jutanguna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Beliau juga  menyatakan bahwa konsep geopark merupakan integrasi tiga pilar komponen alam dan budaya yakni warisan geologi, biologi dan budaya

 

(Sumber Dr. Yunus Kusumabrata)

Beliau memaparkan diantaranya tentang konsep penta helix pembentukan geopark Ciletuh- Pelabuhan Ratu Sukabumi Jawa Barat dan contoh geopark Ujungkulon-krakatau dan lainnya, benchmarking geopark dunia, distribusi UNESCO Global Geopark (UGG) dan 10 UGG dengan jumlah pengunjung terbanyak.Potensi pengunjung geopark terbanyak di dunia yang menurutnya adalah : China, Spanyol, Italy, Jepang, Inggeris, Perancis, Jerman, Yunani, Portugal dan Austria.

Disela-sela presentasinya orang menjadi ketua Tim Percepatan Pengembangan Geopark Kementerian Pariwisata ini mengutip anggapan Presiden Republik Indonesia yang menyatakan bahwa “Geopark telah menjadi salah satu kawasan destinasi wisata yang harus dikembangkan, merupakan landasan kebijakan dan issue strategis pengembangan destinasi wisata geopark.

Tentang geopark sama halnya seperti yang disampaikan Dr. Eko Julianto dalam presentasinya bahwa UGG bertujuan mengeksplorasi, mengembangkan dan merayakan keterhubungan antara warisan geologi dengan segala aspek yang menyangkut warisan alam, budaya dan warisan tak benda. Hal ini merupakan upaya untuk menghubungkan manusia pada semua tingkatan dengan planet BUMI.

Narasumber kedua ini memaparkan diantaranya tentang bagaimana posisi bumi pada jagat raya, rentang keberadaan manusia dibandingkan dengan usia alam smesta, bagaimana pergerakan alam semesta dan lainnya yang membuat terpukau para peserta dan kita dapat merasakan bahwa bumi yang kita diami adalah dapat terpelihara tergantung dari apa yang kita perbuat di planet tersebut.

Salah satu slide yang meggambarkan letak bumi di jagat raya (sumber Dr. Eko Julianto)

Berkaitan dengan penyelamatan bumi khususnya pada lingkungan  narasumber ke tiga membahas tentang program MAB-UNESCO di Indonesia yaitu pembangunan dan pengembangan cagar biosfer Indonesia sebagai model pengelolaan kawasan dan pembangunan berkelanjutan. UNESCO Man and the Biosphere Program (MAB) merupakan konsep pengelolaan kawasan yang memadukan kepentingan konservasi keanekaragaman hayati, pengembangan sosial-ekonomi masyarakat dan dukungan logistik untuk mempromosikan keseimbangan hubungan antara manusia dan alam.

Sumber Dr Hari Nugroho

Menurut Dr. Hari Nugroho ada 4 konsep yaitu : pendekatan ekosistem landscape, peraturan multi- stakeholder, keterlibatan masyarakat lokal dan berkelanjutan (sustainability). Program kegiatan MAB telah banyak dilakukan diantaranya yang terkait dengan konservasi, pengembangan komunitas, riset, monitoring dan infrastruktur. Pada kesempatan ini peneliti bidang zoologi ini menginformasikan tiga cagar biosfer baru 2018 yaitu Berbak Sembilang, Rinjani Lombok dan Betung Kerihun Danau Sentarum- Kapuas Hulu.

Peserta talkshow antusias p mengikuti p (Sumber Arid)

Inti dari pembicaraan ketiga narasumber dapat disimpulkan bahwa penyelamatan bumi dimana tempat tinggal kita tergantung dari kita sendiri. Berbagai program dari UNESCO MAB Indonesia dan Geopark merupakan upaya yang dilakukan untuk bumi ini. Kunci kesuksesan pengembangan geopark menurut salah satu pembicara dalam acara ngabuburit di museum adalah adanya integritas yang baik antara kelebangaan, pemerintah pusat maupun daerah dan masyarakat.

Penulis - Dian Komara

Diunggah - Pramono

Info Kegiatan

QR code

qr code

Gallery 

Galeri video P2Biologi

Alamat

Pusat Penelitian Biologi-LIPI
Cibinong Science Center, Jl. Raya Jakarta-Bogor, Km.46
Cibinong 16911, Bogor-Indonesia
Phone: +62(0)1-87907604/87907636 , Fax : +62(0)21-87907612 This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Info Kegiatan

Get Socials

© 2009-2015 by GPIUTMD

Scroll to top