• slide 0.jpg
  • slide 01.jpg
  • slide 01a.jpg
  • slide 011.jpg
  • slide 0111.jpg
  • slide 1.jpg
  • slide 2.jpg
  • slide 3.jpg
  • slide 4.jpg
  • slide 5.jpg
  • slide 7.jpg
  • slide 7a.jpg
  • slide 7b.jpg
  • slide 11.jpg
  • slide 12.jpg
  • slide 13.jpg
  • slide 14.jpg
  • slide 15.jpg
  • slide 1000.jpg

Bidang Botani

Herbarium Bogoriense(BO)

Botany

Read more

Bidang Zoologi

Bidang Mikrobiologi

Informasi Kehati

Produk Puslit Biologi

 

Ulat Bulu (Foto: Wikimedia Commons)

Ulat bulu memang salah satu hewan yang paling menyebalkan. Karena bila bersinggungan dengan mereka, maka tubuh kita akan langsung gatal-gatal, bahkan bisa sampai menimbulkan ruam dan bentol.

Rasa gatal ini terjadi karena ulat bulu memiliki racun yang terdapat di bulu-bulunya. Bila kita menyentuhnya, bulu-bulunya yang halus itu akan masuk ke dalam kulit dan racunnya segera menyebar ke tubuh kita sehingga kita merasa gatal.

Racun merupakan mekanisme pertahanan diri dari ulat bulu sehingga bila ia diserang oleh predator, bulu-bulunya yang beracun itu bisa membantu mereka dalam mempertahankan diri.

Beberapa ulat memiliki bulu yang halus sehingga ketika kita menyentuhnya, kita hanya akan merasakan sensasi rasa gatal. Beberapa ulat seperti Lasiocampidae memiliki bulu yang tajam dan struktur menyerupai mata gergaji sehingga tidak cuma rasa gatal, sensasi panas dan perih juga akan kita rasakan bila menyentuhnya.

Ulat bulu bisa ditemukan di banyak tempat, terutama di daerah yang banyak terdapat pepohonannya. Dan secara tidak sadar, ulat bulu bisa menempel di benda-benda yang dekat dengan kita, misalnya di jemuran pakaian atau kasur.

Ulat Bulu (Foto: Pizxabay)

Lalu bagaimana caranya agar kita terhindar dari serangan ulat bulu?

Dr. Hari Susanto, peneliti ulat dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), memberikan tips-tips untuk menghindari serangan ulat bulu.

Pertama, jangan sekali-kali meletakkan baju, handuk, sarung, dan pakaian kita lainnya pada cabang atau ranting pohon. Ketika kamu sedang melakukan kegiatan outdoor seperti berkemah, biasanya kamu akan menjadikan pepohonan sebagai tempat menggantungkan baju, dan handukmu agar cepat kering.

Tapi sebaiknya, hindari melakukan hal-hal seperti itu, mengingat ulat biasa tinggal di pepohonan, baik itu di batang, daun, maupun buah.

Kedua, jika terpaksa, hindari ulat bulu dengan mengibas-ngibaskan pakaianmu kuat-kuat. Ini juga berlaku untuk kamu yang menjemur baju di rumah. Sebelum diangkat, kibaskan jemuranmmu untuk memastikan tidak ada ulat atau bulu ulat yang menempel.

Ketiga, jangan bertelanjang dada di bawah pohon. Sekali lagi, untuk kalian yang senang melakukan kegiatan di alam bebas, usahakan untuk selalu berpakaian lengkap dan tertutup.
Keempat, bila kalian terserang ulat bulu, segera lakukan penanganan awal.

 

Dr. Hari Sutrisno (Peneliti Ulat LIPI) (Foto:  Zahrina/kumparan)

Sebelum menjelaskan mengenai cara-cara pengananan awal jika kita terkena ulat bulu, Hari terlebih dulu menceritakan pengalamannya saat terkena serangan ulat bulu.

Suatu kali Hari, karena tidak berhati-hati, terkena serangan ulat bulu dari handuknya. Karena saat itu ia mau mandi, Hari langsung mengguyur tubuhnya dengan air. Setelahnya, seluruh tubuh Hari malah terkena ruam-ruam merah dan gatal.

“Kalau kena ulat bulu, jangan langsung diguyur air. Nanti malah menyebar,” tutur Hari saat ditemui di Media Center LIPI Gatot Subroto, Jumat siang (15/12).

Sumber - KUMPARAN

Pengunggah - Pramono

Info Kegiatan

Gallery 

Galeri video P2Biologi

Alamat

Pusat Penelitian Biologi-LIPI
Cibinong Science Center, Jl. Raya Jakarta-Bogor, Km.46
Cibinong 16911, Bogor-Indonesia
Phone: +62(0)1-87907604/87907636 , Fax : +62(0)21-87907612 This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Info Kegiatan

Get Socials

© 2009-2015 by GPIUTMD

Scroll to top