• slide 000.jpg
  • slide 01.jpg
  • slide 01a.jpg
  • slide 1.jpg
  • slide 2.jpg
  • slide 3.jpg
  • slide 4.jpg
  • slide 5.jpg
  • slide 7.jpg
  • slide 7a.jpg
  • slide 7b.jpg
  • slide 11.jpg
  • slide 12.jpg
  • slide 13.jpg
  • slide 14.jpg
  • slide 15.jpg

Bidang Botani

Herbarium Bogoriense(BO)

Botany

Read more

Bidang Zoologi

Bidang Mikrobiologi

Informasi Kehati

Produk Puslit Biologi

Diskusi Analisa Harimau Jawa

Klik Di Sini Galeri Foto "PARA PAKAR SEDANG DISKUSI DAN MENGANALISA" | Foto - Pramono

Pusat Penelitian Biologi LIPI menyampaikan keterangan resmi terkait berita munculnya kembali harimau jawa yang diambil videonya di Taman Nasional Ujung Kulon. Keterangan resmi ini disampaikan oleh Prof. Dr. Gono Semiadi dan Dr. R. Taufiq Purna Nugraha dari Pusat Penelitian Biologi LIPI , Sdr Anton Ario mewakili Conservation Internasional Indonesia sekaligus anggota Forum Macan Tutul Jawa (FORMATA) dan Erwin dari Forum Harimau Kita (FHK)  pada Senin (18/9/2017) di Gedung Museum Zoologicum Bogoriense, Pusat Penelitian Biologi LIPI Cibinong.

 

Sumber : https://news.detik.com/berita/3640860/dibilang-punah-harimau-jawa-terpotret-di-ujung-kulon

Sehubungan pemberitaan tersebut LIPI memberi penjelasan sebagai berikut:

LIPI telah melakukan analisis dugaan kehadiran harimau jawa berdasarkan foto yang beredar di berbagai media massa, melalui tiga pendekatan 1). Morphometri yaitu melakukan serangkaian pengukuran dimensi tubuh dari terduga harimau jawa dalam bentuk foto, 2). Deblurring and contrast enhancement yaitu melakukan serangkaian manipulasi pada foto untuk mempertajam dan memperjelas sosok terduga harimau jawa yang tergambarkan agak buram dengan  menggunakan Teknik Deconvultion menggunakan bantuan perangkat lunak,  3) Analisis perilaku saat memakan bangkai banteng dalam format video.

Hasil memastikan bahwa gambar satwa yang diduga sebagai harimau jawa sebenarnya adalah macan tutul.


Menurut Anton Ario, telaahan video yang dia dapatkan dapat dipastikan bahwa gerakan satwa tersebut jelas  adalah macan tutul. Ini terlihat saat heawan tersebut menggoyang-goyangkan ekornya saat memakan mangsanya. Bagian ujung ekor menggembung dan terdapat tumpukan spot pada setengah bagian ekor sebagai ciri khas macan tutul.

“Masyarakat awam akan berpendapat hewan yang ada di foto tersebut harimau jawa jika hanya melihat spot bagian dalam kaki. Terutama saat hewan tersebut  bergerak. Karena gerakan otot kaki akan mempengaruhi corak totol pada kulit menjadi terlihat sebagai garis karena faktor kulit tertarik pada saat kaki bergerak, “ ujar Anton.

Pemberitaan ini menarik perhatian nasional dan internasional sehingga dapat menjadi momentum yang baik untuk memberikan pengetahuan masyarakat tentang seperti apa  harimau jawa sekaligus macan tutul, dan bagaimana perbedaannya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Sdr. Erwin, dimana masyarakat sebaiknya sekarang focus pada upaya konservasi macan tutul, sebagai karnivora khas P. Jawa, karena dengan terkonservasinya macan tutul, kalaupun harimau jawa masih ada akan juga terkonservasi karena banyak pihak yang turut memonitor. Namun hingga saat ini diyakini harimau jawa memang dalam status punah. (Esti – Humas Pusat Penelitian Biologi LIPI )

Untuk informasi lebih lanjut hubungi:

Gono Semiadi dan R. Taufiq Purna Nugraha (Pusat Penelitian Biologi-LIPI),

Diunggah Oleh - Pramono

Info Kegiatan

Gallery 

Alamat

Pusat Penelitian Biologi-LIPI
Cibinong Science Center, Jl. Raya Jakarta-Bogor, Km.46
Cibinong 16911, Bogor-Indonesia
Phone: +62(0)1-87907604/87907636 , Fax : +62(0)21-87907612 This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Info Kegiatan

Get Socials

Newsletter

© 2009-2015 by GPIUTMD

Scroll to top