• 0000.jpg
  • 01.jpg
  • 001.jpg
  • 0011.jpg
  • 11.jpg
  • 21.jpeg
  • 31.jpg
  • 41.jpg
  • 51.jpg
  • 61.jpg
  • 71.jpg
  • 81.jpg
  • 91.jpg
  • 111.jpeg
  • 912.jpg

Bidang Botani

Herbarium Bogoriense(BO)

Botany

Read more

Bidang Zoologi

Bidang Mikrobiologi

Informasi Kehati

Produk Puslit Biologi

 

LAMONGAN(BM)- Pola pemupukan tanaman padi di wilayah Kabupaten Lamongan pada musim panen mendatang dipastikan akan berubah. Sebelumnya hanya mengandalkan pupuk kimia akan beralih pada  penggunaan Pupuk Organik Hayati (POH).

“Hal ini akan dilakukan oleh petani Desa Kudikan Kecamatan Sekaran-Lamongan. Penggunaan Pupuk Organik Hayati akan menekan biaya perawatan atau biaya produksi, karena petani dapat membuat pupuk sendiri tanpa harus membeli,” kata Kepala Desa Kudikan, Kholikul Anam, kemarin.

Menurut Anam, panggilan Kholikul Anam, penggunaan pupuk organik hayati membuat hasil panen meningkat.“Sejumlah daerah dengan menggunakan pupuk organik hayati hasil panennya meningkat mencapai 12 ton per hektar, padahal kalau menggunakan pupuk kimia hasilnya tidak sampai segitu” terangnya. Sebenarnya pupuk organik hayati yang akan digunakan petani Desa Kudikan merupakan hasil penelitian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

“Hasil penelitian LIPI pernah dibuktikan oleh petani di Ngawi. Hasilnya sangat memuaskan,  Penggunaan pupuk kimia, hasil produksi padi sekali panen berkisar 6-7 ton. Sedangkan menggunakan pupuk organik, hasilnya bisa mencapai 12 ton” Kabid Pengembangan Kawasan Konservasi Ex Sito,  Dr.Ir Joko Ridho Witono, saat di Desa Kudikan kemarin.

Joko menjelaskan, petani dapat membuat sendiri pupuk tersebut, bahkan hanya bermodal Rp 10 ribu petani sudah bisa membuatnya sendiri. 

“Cara pembuatan pupuk oragniak hayati sangat mudah, karena  bahan-bahan yang dibutuhkan diantaranya kecambah atau tauge, tetes tebu, gula merah, tepung ikan dan jagung, telur kocok, agar-agar, TSP, air kelapa, air meineral secukupnya serta starter (beyonic star tmik)” ungkapnya.

Sementara itu Anggota Komisi VII DPR RI, Fraksi Golkar, Eni Maulani, mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh LIPI. Dirinya berharap, kegiatan tersebut terus dikembang ke petani lain.

“Hal ini merupakan upaya yang lur biasa, karena selain meningkatkan hasil panen, juga menekan biaya produksi. Kami berharap ini dikembangkan ke petani lain agar secara keseluruhan petani semakin sejahtera” ujar Eni Maulani yang juga berjanji akan memberi sumbangan alat pembuatan pupuk organik hayati bagi setiap petani.

Sedangkan Sekretaris Dinas Tanaman Pangan,Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Lamongan, Ir Rudjito, menegaskan, warga Lamongan, khususnya di wilayah utara sangat pandai dalam bertani.

“Kami yakin petani Lamongan mampu mengaplikasikan metode atau membuat pupuk organik hayati tersebut, karena bahan yang dibutuhkan mudah didapat dan murah harganya”  tegas Rudjito yakin.(kom/dra)

 

 

Sumber Berita : Berita Metro


Artikel ini ditulis oleh Berita Metro : Rabu, 05 Maret 2017

Artikel ini diunggah oleh Pramono pada tanggal 08 Maret 2017

Info Kegiatan

Laporan Tahunan

LAPORAN TAHUNAN PUSLIT BIOLOGI

1. TAHUN 2016

2. TAHUN 2017

3. TAHUN 2018

Galeri video P2Biologi

Alamat

Pusat Penelitian Biologi-LIPI
Cibinong Science Center, Jl. Raya Jakarta-Bogor, Km.46
Cibinong 16911, Bogor-Indonesia
Phone: +62(0)1-87907604/87907636 , Fax : +62(0)21-87907612 This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Info Kegiatan

Get Socials

© 2009-2015 by GPIUTMD

Scroll to top