• 12.jpg
  • 13.jpg
  • 14.jpg
  • 15.jpg
  • 16.jpg
  • 17.jpg
  • 18.jpg

Bidang Botani

Herbarium Bogoriense(BO)

Botany

Read more

Bidang Zoologi

Bidang Mikrobiologi

Informasi Kehati

Produk Puslit Biologi

 

 

WhatsApp Image 2021 12 05 at 15.51.34Cibinong, Humas BRIN. Bagi Anda yang tinggal di Cibinong hingga Depok, kemungkinan familiar dengan bapak-bapak yang memanggul kursi atau bale bambu di pundaknya sambil berjalan kaki. Si pengrajin bambu memang masih menjajakan produk bambunya tersebut secara konvensional dengan berkeliling di sejumlah perumahan Cibinong, Bedahan, Tugu Timur hingga Sawangan.

Profil pengrajin bambu inilah yang diangkat pada Program Redaksi Sore di Stasiun TV CNN Indonesia pada Sabtu (04/12). Di sela-sela tayangan berita hangatnya, segmen liputan khas bertajuk “Sehari Menjadi Pengrajin Bambu” tak hanya menampilkan si pengrajin bambu tapi juga menghadirkan I Putu Gede Parlida Damayanto, M.Si., Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Putu menjelaskan bahwa bambu bukan hanya menghasilkan secara ekonomis bagi penduduk tapi juga bermanfaat bagi lingkungan sekitar yaitu fungsi ekologisnya. “Kadang kala orang lupa bambu bisa mencegah erosi atau sebagai tumbuhan pemula di suatu kawasan yang tidak ada hutannya atau tidak ada pohon sama sekali,” jelas Peneliti Ahli Muda Botani. Pusat Riset Biologi BRIN ini. “Ingin reboisasi tetapi menanam pohon mungkin tidak akan bertahan pohonnya, jadi bisa di tanam bambu dahulu,” tambah Putu.

Pengrajin bambu yang menjadi lokus liputan adalah Kampung Gelonggong, Kedung Waringin, Kecamatan Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat. Terdapat 15 kelompok perajin bambu di sini. Apalagi pada awal tahun 2000-an hampir seluruh penduduk kampung Gelonggong berprofesi sebagai pengrajin bambu, namun kini tersisa segelintir orang saja, penyebabnya adalah tidak kuat menghadapi gempuran perabot rumah tangga modern, sehingga terpaksa gulung tikar.

Di kampung Gelonggong, ribuan bambu dapat tumbuh subur karena ditanam dan tumbuh di tepi Sungai Ciliwung. Di tempat ini ada 5 hektar lebih lahan bambu yang dimiliki warga setempat. Biasanya diatas umur satu tahun bambu sudah bisa diolah menjadi kursi duduk.

Sebagai informasi bambu juga merupakan suatu tanaman dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Sistem perakaran rizoma yang unik dapat tumbuh sepanjang 60 cm bahkan 100 cm dalam waktu 24 jam tergantung pada jenis tanah dan iklim habitatnya. Pada prosesnya, seluruh bambu yang diambil dari kebun, tidak bisa digunakan langsung. Bambu dikeringkan terlebih dulu selama 3 hari hingga seminggu.

Cara membuat produk bale bambu, yaitu: Pertama, bambu yang sudah kering dipotong sesuai ukuran yang diinginkan. Untuk kaki-kaki biasanya berukuran 60 cm dan panjang 1-2 ½ meter. Sedangkan untuk satu kursi membutuhkan 3-4 batang bambu.

Setelah bambu dipotong lalu dibuat lubang sebagai alas bambu menjadi delapan bagian, kira-kira selebar 2-3 cm. Lantas dicuci bersih menggunakan sabun untuk menghilangkan serabut kecil dan kotoran. Sebelum dijual bale bambu dipelitur atau dipernis hingga menimbulkan tekstur khas bamboo hingga layak jual.  

Satu bale bambu dijual dengan harga Rp. 150 ribu - Rp. 300 ribu. Para penjual biasanya berjalan kaki hingga Depok. “Apabila bale bambu belum laku juga, maka pengrajin bambu akan menitipkan bale bambunya ke seorang warga di Sukaraja, Kabupaten Bogor untuk bantu menjualkan. Meski keuntungan yang diraih tidak sebesar menjual langsung ke warga, namun cara ini menjadi suatu siasat agar produk kerajinan bambu tetap dapat terjual,” ungkap Zaenal salah seorang pengrajin sekaligus pengrajin bambu keliling. (shf ed sl)

Info Kegiatan

Laporan Tahunan

LAPORAN TAHUNAN PUSLIT BIOLOGI

1. TAHUN 2016

2. TAHUN 2017

3. TAHUN 2018

Galeri video P2Biologi

Alamat

Pusat Penelitian Biologi-LIPI
Cibinong Science Center, Jl. Raya Jakarta-Bogor, Km.46
Cibinong 16911, Bogor-Indonesia
Phone: +62(0)1-87907604/87907636 , Fax : +62(0)21-87907612 This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Info Kegiatan

Get Socials

© 2009-2015 by GPIUTMD

Scroll to top