• 12.jpg
  • 13.jpg
  • 14.jpg
  • 15.jpg
  • 16.jpg
  • 17.jpg
  • 18.jpg

Bidang Botani

Herbarium Bogoriense(BO)

Botany

Read more

Bidang Zoologi

Bidang Mikrobiologi

Informasi Kehati

Produk Puslit Biologi

 

WhatsApp Image 2021 03 02 at 06.57.35

Cibinong, Humas LIPI. Menjawab keterpedulian dunia akan bahaya penggunaan bahan kimia agro yang berlebihan dan seiring kemajuan teknologi bioproses, molekuler, serta tuntutan penyediaan pangan sehat secara global yang berkelanjutan, hingga kini Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Pusat Penelitian Biologi LIPI terus melakukan penelitian dan pengembangan Pupuk Organik Hayati (POH) berbasis mikroba Indonesia. Hal ini selaras dengan semangat Presiden RI Joko Widodo yang pernah menyatakan Indonesia memiliki peluang untuk mengembangkan produk berbasis ekonomi hijau pada forum 11th Kompas 100 CEO Forum: "Let's Collaborate; Rising in Pandemic Era", pada 21 Januari 2021.  Ekonomi hijau merupakan sebuah perspektif ekonomi baru yang meminimalisasi faktor kerusakan lingkungan dan dapat mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Sesungguhnya, pemanfaatan kekayaan biodiversitas agen hayati pertanian telah dimulai oleh Peneliti LIPI, Dr. Sarjiya Antonius dan Tim Peneliti Mikrobiologi Pertanian, Pusat Penelitian Biologi LIPI dengan pengoleksian sampel dari tanah-tanah seluruh Indonesia mulai dari Sumatera sampai Papua untuk mendapatkan kandidat mikroba unggul dalam pembuatan POH. Penelitian  secara konsisten jangka panjangpun berbuah manis dengan dihasilkannya mikroba-mikroba unggul yang telah dilakukan melalui uji laboratorium, uji rumah kaca, uji lapangan, dan selanjutnya berkat keberhasilan dalam produksi skala pilot dan masal (ribuan liter) maka dilakukan diseminasi-alih teknologi pada pemda, industri dan masyarakat.

POH Beyonic Startmik LIPI

POH Beyonic Startmik LIPI merupakan capaian produk unggulan dibidang pangan LIPI seperti dilaporkan dalam ‘Capaian LPNK Kemenristekdikti IPTEK Untuk Kesejahteraan Bangsa 2018’. Teknologi yang digunakan dalam pengolahan POH adalah Beyond Bio-organic, initiative for conservation (Beyonic) berbasis biodiversitas mikroba unggulan asli Indnesia yang digunakan resmi sejak 11 tahun lalu. Beyonic merupakan salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan menurunnya kualitas lahan pertanian akibat penggunaan pupuk sintetis atau kimia yang berlebihan dan berdampak pada produksi pertanian tidak optimal. Tujuannya untuk meningkatkan produktivitas pertanian dengan mengurangi pemakaian pupuk buatan.

Sarjiya Antonius yang akrab dipanggil Anton tersebut menjelaskan, POH Beyonic Startmik LIPI mengandung 10 isolat mikroba rhizosfer pemacu pertumbuhan tanaman (PGPR) unggulan dengan multi aktivitas biokatalis, penyedia P, N, hormon tumbuh, asam amino dan asam-asam organik lainnya serta agen biokontrol. “POH Beyonic Startmik Cocok untuk semua komoditas tanaman pada pertanian organik maupun konvensional dengan dosis aplikasi 5-7 L/Ha, dan peningkatan produksi 25-50%,” terangnya pada Humas LIPI (02/03).

“Salah satu tujuan besar kami bagaimana mengurangi pupuk kimia dan pestisida dengan menggunakan pupuk organik hayati tetapi produksi tetap meningkat sehingga menjadi semakin menguntungkan bagi masyarakat petani. Manfaat lain bahwa petani bisa menghindari terjadinya pencemaran lingkungan dan juga bisa menghasilkan produk pertanian yang sehat. Harapannya ini sangat penting dapat menunjang program ketahanan pangan nasional  kedepan,” imbuh Anton.

Beberapa patent pun telah diperoleh dari penelitian POH, diantaranya “Formula POH dan cara pembuatannya” dengan Nomor Patent P00201601284, IDP000064813  dan “Formula Biang Induk dan non axenic cryopreservation” dengan Nomor Patent: P00201803551, dan 3 paten yang lain terkait inovasi limbah organik menjadi pupuk organik cair dan padat.  Tak heran, beberapa penghargaan dalam dan luar negeri terkait pengembangan POH juga sudah diterima, diantaranya: Penghargaan sebagai Inventor Kategori Penerima Royalti Tertinggi LIPI 2019, Alih Teknologi award LIPI 2017, dan KS Bilgrami Memorial Award-2016 dari Indian Society for Plant Research (SPR).

Publikasi dan Diseminasi POH

Berkaitan dengan data-data penelitian, POH Beyonic Startmik telah dipublikasikan dalam jurnal nasional maupun internasional dan ditulis menjadi bagian buku yang diterbitkan di penerbit internasional oleh Sarjiya Antonius dan tim serta dapat diakses melalui google scholar maupun website LIPI.

Lebih jauh Anton menerangkan bawa beberapa Pemda telah mengadopsi dan mengembangkan POH berbasis pemberdayaan masyarakat. Begitu pula 3 perusahaan swasta telah melisensi dan ada pula yang masih dalam proses melisensi. Tak ketinggalan beberapa Gapokan dan praktisi pertanian telah mengadopsi secara terbatas.

Dalam jangka waktu sekitar 7 tahun sebelumnya telah dilakukan sosialisasi, diseminasi dan pelatihan POH di lebih dari 120 wilayah Kabupaten/Kota. Kegiatan diseminasi POH masih terus berjalan meski pandemi COVID-19 melanda negeri, mengingat banyaknya permintaan. Mitra LIPI di DPR RI yakni Komisi VII, sangat aktif meminta Tim POH LIPI turun ke daerah-daerah di seluruh Indonesia. Selama tahun 2020, tercatat 10 wilayah di Indonesia sudah merasakan diseminasi Tim POH LIPI. 

Bulan Maret 2021, Tim POH LIPI Anton, sudah teragenda mengunjungi beberapa wilayah lainnya di Indonesia sesuai permintaan dari Komisi VII DPR RI. “Kami siap melayani untuk penelitian dan formulasi biang induk komuditas spesifk dan wilayah endemik tertentu. Jika ada permintaan diseminasi, dapat bersurat langsung ke pimpinan LIPI, “ ujar Anton dengan ramah.

“Saat ini, kami sudah mempunyai POH spesifik untuk serealia, singkong, pisang dan kacang-kacangan. POH spesifik ini berbeda dengan POH di peredaran yang lebih bersifat general untuk semua komoditas pertanian. Adapun proyek yang sedang berjalan adalah kombinasi pembenah tanah dengan POH untuk bawang dan POH untuk cabai,” terang Anton.

Pada kegiatan yang pendanaan penelitiannya berasal dari mandatori Ristek-BRIN LPDP, penekanan kajian yang dilakukan adalah kesehatan tanah berbasis mikrobiom, dengan target akhir teknologi formulasi-pembuatan pembenah tanah yang diperkaya mikroba unggulan serta aplikasinya pada budidaya bawang merah dan putih. “Mikroba unggulan yang menjadi andalah adalah yang memiliki aktivitas dalam mengatasi cekaman biotik (penyakit tanaman) dan cekaman abiotik (salinitas, kekeringan dan pencemaran).  Kita berkarya semaksimal mungkin untuk negeri dalam segala keterbatasan saat masa Pandemi ini,” pungkas Anton. (SHF, SL)

Info Kegiatan

Laporan Tahunan

LAPORAN TAHUNAN PUSLIT BIOLOGI

1. TAHUN 2016

2. TAHUN 2017

3. TAHUN 2018

Galeri video P2Biologi

Alamat

Pusat Penelitian Biologi-LIPI
Cibinong Science Center, Jl. Raya Jakarta-Bogor, Km.46
Cibinong 16911, Bogor-Indonesia
Phone: +62(0)1-87907604/87907636 , Fax : +62(0)21-87907612 This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Info Kegiatan

Get Socials

© 2009-2015 by GPIUTMD

Scroll to top