• 12.jpg
  • 13.jpg
  • 14.jpg
  • 15.jpg
  • 16.jpg
  • 17.jpg
  • 18.jpg

Bidang Botani

Herbarium Bogoriense(BO)

Botany

Read more

Bidang Zoologi

Bidang Mikrobiologi

Informasi Kehati

Produk Puslit Biologi

 

chicken church

Cibinong, Humas LIPI. Andrew Lawler, penulis buku Why Did the Chicken Cross the World: The Epic Saga of the Bird That Powers Civilization, mengklaim hewan yang paling penting bagi penyebaran peradaban seluruh dunia adalah ayam. Dalam setiap peradaban, ayam tidak hanya menghasilkan daging dan telur, tetapi juga membangun ikatan dengan manusianya.

“Sejarah Indonesia mencatat ayam adalah hewan yang sangat dihormati. Bahkan arti nama raja keempat kerajaan Majapahit yaitu Hayam Wuruk berarti “Ayam yang Terpelajar. Hal ini menjadi bukti, selain dikonsumsi, di sisi lain ayam sangat dihargai”, tutur Atit Kanti selaku Kepala Pusat Penelitian Biologi saat membuka webinar internasional Museum Nasional Sejarah Alam Indonesia bertema “Etnobiological Perspektif of Indonesian Chickens” pada Senin (20/7).

Sejalan dengan peryataan Atit, Hans Pols Ahli Sejarah dan Filsafat Ilmu dari The University of Sydney mengungkapkan ayam memang menduduki posisi penting bagi masyarakat Indonesia. “Selain domestikasi ayam sebagai sumber protein, ayam juga dimanfaatkan untuk hobi, pelengkap kebutuhan ritual, dan aduan. Ayam digunakan sebagai simbol budaya, seperti gereja ayam di Yogyakarta dan merek dagang,” ujar Hans.

Temuan menarik tentang ayam juga diungkap Hidayat Ashari, Peneliti Genetika Molekular pada Pusat Penelitian Biologi LIPI. Hidayat menuturkan Indonesia memiliki dua spesies ayam hutan (Gallus sp.), yaitu red jungle-fowl (Gallus gallus) dan green jungle-fowls (Gallus varius). G. gallus memiliki lima sub spesies yaitu G. gallus spadiceus, G. gallus bankiva, G. gallus murgha, dan G. gallus jabouillei. “Untuk G. gallus dapat kita temukan di luar pulau Indonesia sedangkan G. varius merupakan ayam asli Indonesia yang dapat ditemukan di Sumatera Selatan, Jawa, Bali, Lombok dan Nusa Tenggara. Contohnya seperti ayam pelung, cemani, kapas, kedu putih, atau kedu hitam”, tutur Hidayat.

Lalu dari manakah ayam asli Indonesia berasal? Hidayat menjawab teka-teki tersebut melalui studi keberagaman genetik berdasarkan penanda molekular. “Melalui metode ini kita dapat membangun peta keterkaitan genetik, analisis sistem perkawinan, struktur populasi, merekonstruksi hubungan filogenetik antar populasi dan mempelajari variasi genetik antar dan di dalam populasi hewan”, ungkap Hidayat.

Berdasarkan hasil studi tersebut, Hidayat menemukan adanya keragaman dan keunikan ayam asli. Namun di sisi lain, keragaman genetik ayam hutan-secara keseluruhan relatif rendah. Keberagaman dan keunikan tersebut dipengaruhi letak geografis setiap lokasi. Keberagaman jenis ayam di Aceh dan Sumatera Utara lebih tinggi dibanding daerah Sumatera lainnya, karena terletak di ujung Sumatera. “Di ujung barat kita berbatasan dengan Selat Malaka, Malaysia dan Thailand. Termasuk juga di Sulawesi Utara yang merupakan jalur perdagangan internasional dan berbatasan dengan Filipina. Perkawinan silang pasti lebih tinggi”, ungkap Hidayat.

Selain itu Hidayar juga mengungkapkan terdapat tanda perkawinan silang yang signifikan di sebagian besar populasi ayam asli dan ayam hutan yang terfragmentasi bertahan hidup di bawah tekanan manusia dan populasinya dapat terus meningkat di pulau yang berbeda. Selain itu populasi red jungle-fowl di Jawa Timur terpisah dari sampel red jungle-fowl lainnya di Sumatera. Green jungle-fowl menunjukkan pola pencampuran genetik yang berbeda di berbagai daerah di Jawa Timur dan juga perbedaan genetik yang signifikan antar pulau. “Ayam asli Indonesia memiliki keanekaragaman genetik yang kaya dan unik, tetapi dengan campuran genetik yang dipengaruhi oleh red jungle-fowl dan boiler serta lapisan komersial”, imbuh Hidayat.

Tak hanya itu, di penghujung webinar Han Jianlin Ahli Genetika dari International Livestock Research Institute juga menambahkan ayam domestik memiliki potensi besar untuk menambah wawasan baru. “Pengetahuan tentang evolusi ayam menjadi sumber daya berharga untuk memfasilitasi investigasi genetik yang sedang berlangsung di dunia”, tutup Han. (sa)

Info Kegiatan

Laporan Tahunan

LAPORAN TAHUNAN PUSLIT BIOLOGI

1. TAHUN 2016

2. TAHUN 2017

3. TAHUN 2018

Galeri video P2Biologi

Alamat

Pusat Penelitian Biologi-LIPI
Cibinong Science Center, Jl. Raya Jakarta-Bogor, Km.46
Cibinong 16911, Bogor-Indonesia
Phone: +62(0)1-87907604/87907636 , Fax : +62(0)21-87907612 This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Info Kegiatan

Get Socials

© 2009-2015 by GPIUTMD

Scroll to top